Ada Dugaan Kuat Penyelewengan Anggaran Dana BOS 2020 Seluruh SMAN Tulungagung, Cabdin Membisu !!

Indonetizen.id, Tulungagung – Adanya dugaan Penyelewengan anggaran dana BOS Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Tulungagung harus dipertanyakan, karena pembiayaan didalam pos kegiatan belajar dan ekstrakurikuler terlihat sangat tidak wajar.

Hal ini mengingat adanya pandemi Covid-19 pada tahun yang sama dan surat edaran pemerintah yang menginstruksikan pembelajaran secara daring.

Anggaran yang terlalu besar dan tidak wajar untuk dana BOS tahun anggaran 2020 dalam pos kegiatan belajar dan ekstrakurikuler ini mencurigakan.

Ketika beberapa awak media melakukan kunjungan ke SMAN 1 Tulungagung pada Selasa (14/2/2023) Tosari selaku kepala sekolah mengatakan bahwa untuk anggaran dana BOS, sebaiknya langsung berkoordinasi dengan ketua MKKS melalui satu pintu.

Diwaktu yang sama, tim dari Indonetizen.id menghubungi Agus Joko Santoso, kepala sekolah SMAN 1 Kauman dan juga menjabat sebagai ketua MKKS, terkait anggaran dana BOS melalui aplikasi WhatsApp, Joko menyatakan bahwa Anggaran dana BOS yang disalurkan melalui MKKS tidak benar.

“Anggaran Dana Bos satu pintu kepada MKKS itu tidak benar,” ungkap Joko.

Di tempat lain, Nurrohim anggota Lembaga Laskar Merah Putih Kab. Blitar menanggapi dugaan penyelewengan anggaran dana BOS tahun 2020 di Kabupaten Tulungagung.

“Saya rasa patut dicurigai bahwa ada penyelewengan untuk dana BOS tahun 2020-2021, karena ketika kita melihat rincian data BOS salur 2020-2021 untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, banyak anggaran yang digunakan sangat tidak wajar,” tegas Nurrohim.

“Kita juga dapat melihat bahwa pada tahun itu, kegiatan sekolah banyak yang tidak maksimal dan pembelajaran dilakukan secara daring. Maka, perlu dipertanyakan kemana anggaran puluhan hingga ratusan juta tersebut digunakan di setiap lembaga sekolah”, tambah Nurrohim.

Ditambah pihak Cabang Dinas Pendidikan Kab. Tulungagung enggan memeberikan klarifikasi terkait pernyataan kedua Kepala Sekolah tersebut, dan hingga berita ini ditayangkan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tulungagung tidak bisa memeberikan pernyataannya.

(red)

Tinggalkan Balasan