Tata Ruang Tidak Beres, Investor Akan Kabur Dan Akan Berdampak Pada Tidak Berkembangnya Kabupaten.
Penulis : Choirul Hidayanto
(Ketua LPBI Investigator Banyuwangi)
Banyuwang – indonetizen.id | Selasa (26/12/2023) – Akar masalah yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi saat ini berdasarkan banyaknya keluhan dari masyarakat Banyuwangi adalah menyangkut tata ruang, karena hal tersebut dapat mempengaruhi banyak aspek seperti aspek investasi dan juga menjadi Tolok ukur berkembang atau tidaknya suatu kabupaten/kota.
Dimana tata ruang kabupaten/kota mengatur dan menjelaskan tentang wilayah-wilayah berdasarkan potensi dan topografinya yang dapat dikembangkan dalam jangka menengah dan jangka panjang dengan diaturnya dalam Perda RTRW.
Selain itu tata ruang kabupaten/kota juga harus diatur detail dan lebih terinci lagi potensi berdasarkan topografinya dalam Perda RDTR/RDTRK untuk memudahkan regulasi aturan dan Birokrasi agar lebih memudahkan para investor masuk ke daerah, serta memaksimalkan pengembangan potensi yang dapat mempengaruhi berkembangnya suatu wilayah Kabupaten/kota.
Yang menjadi sorotan saat ini di kabupaten Banyuwangi adalah pertama tentang rendahnya minat investasi dari para investor ke kabupaten Banyuwangi, kedua tentang pengembangan potensi wisata dan rendahnya minat pariwisata baik pengelola wisata maupun kunjungan wisatawan yang datang ke kabupaten Banyuwangi.
Dua akar masalah ini yang seharusnya segera diselesaikan oleh Pemerintah Daerah guna dapat menunjang PAD yang bisa mempengaruhi perkembangan untuk kemajuan wilayah dan dapat mempengaruhi perekonomian suatu daerah agar tidak terjadi inflasi.
Perlu diketahui kabupaten Banyuwangi sekarang ini memang sudah memiliki Perda RTRW tahun 2012, namun hingga tahun 2020 baru ada 4 RDTRK kecamatan dari total 25 kecamatan yang diterbitkan. Dan di tahun 2023 ini Perda RTRW dilakukan perubahan lagi oleh Eksekutif dan Legislatif namun belum diterbitkan sampai akhir tahun ini.
Dimana seharusnya Pemerintah Daerah segera menyelesaikan hal tersebut karena dinilai sangat mendesak serta harus segera menyelesaikan juga RDTRK sebagai turunan detailnya.












