Bazar Meriah HAB Ke-79 Kemenag Banyuwangi, Ribuan Pengunjung Padati Taman Blambangan
Banyuwangi, – indonetizen.id | Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke-79, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menggelar bazar yang meriah di kawasan Taman Blambangan Sabtu (04/02/2024) Kegiatan ini berlangsung dengan semarak, menghadirkan ribuan pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat yang antusias menikmati suasana penuh warna dan makna.
Sejak pagi, ribuan pengunjung yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, siswa madrasah, dan masyarakat umum mulai memadati area selatan Gesibu Blambangan. Para peserta berasal dari berbagai satuan kerja, termasuk madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), dan lembaga pendidikan seperti MIN, MTsN, serta MAN di Banyuwangi.

Bazar ini menjadi ajang unjuk gigi produk-produk lokal. Stand-stand yang tertata rapi menampilkan berbagai hasil kerajinan tangan, kuliner khas Banyuwangi, hingga kebutuhan rumah tangga. Unit kerja Kementerian Agama juga ikut meramaikan bazar dengan menghadirkan berbagai informasi program unggulan mereka, seperti layanan haji, zakat, dan program moderasi beragama.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Wongsorejo. Kepala MTsN 12 Banyuwangi, Herny Nilawati, menyampaikan bahwa produk yang mereka tampilkan sudah bersertifikat halal, mencerminkan komitmen mereka dalam memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa produk madrasah juga bisa bersaing di pasar lokal dan nasional. Dengan sertifikasi halal, ini menjadi bukti nyata bahwa kami mendukung nilai-nilai keagamaan dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Herny.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, Chaironi Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam menyukseskan bazar ini. Ia menekankan bahwa peringatan HAB Kemenag bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Bazar ini adalah salah satu bentuk kontribusi Kementerian Agama untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi lokal,” kata Chaironi.
Ia juga mengajak semua pihak untuk menjadikan HAB ke-79 sebagai momen memperkuat nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebersamaan. “Kegiatan ini harus menjadi pengingat bahwa keberadaan Kementerian Agama adalah untuk seluruh lapisan masyarakat. Mari kita refleksikan semangat ini dalam keseharian,” tambahnya.
Chaironi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah memberikan izin untuk penyelenggaraan acara ini, serta kepada para sponsor dan media yang mendukung suksesnya kegiatan.
Senam Moderasi dan Kehadiran Tokoh Inspiratif
Sebelum bazar dimulai, panitia menyelenggarakan kegiatan senam moderasi dan senam Mars Kementerian Agama yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Suasana semakin meriah dengan iringan musik dan kekompakan gerakan dari para peserta, yang menggambarkan semangat moderasi beragama yang menjadi salah satu misi utama Kementerian Agama.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat, yang turut mendukung semangat moderasi melalui karya-karya sastra. Selain itu, owner Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Hakim Said, dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga hadir, menambah nilai simbolik bazar sebagai ruang interaksi dan kerukunan lintas komunitas.
Salah seorang pengunjung, Syafaat dari Lentera Sastra Banyuwangi mengungkapkan kegembiraannya dapat menghadiri bazar ini. Ia mengapresiasi berbagai produk lokal yang ditampilkan serta suasana kekeluargaan yang tercipta.
“Acara ini sangat menarik. Saya bisa melihat banyak produk unik, dan ini jadi kesempatan untuk mendukung usaha lokal. Selain itu, kita juga bisa lebih mengenal program-program dari Kementerian Agama,” ujar Syafaat.
Panitia HAB Kemenag Banyuwangi berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi antar warga Banyuwangi. Mereka optimistis bahwa bazar ini dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan HAB di tahun-tahun mendatang.
“Kami ingin acara ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya hiburan tetapi juga edukasi dan pemberdayaan,” ujar salah seorang panitia.
HAB Kementerian Agama ke-79 menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran Kementerian Agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui bazar ini, nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan moderasi beragama diwujudkan secara konkret, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Sebagai penutup, Chaironi Hidayat kembali mengingatkan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga semangat HAB. “Kementerian Agama adalah rumah besar bagi semua umat beragama. Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat komitmen melayani masyarakat dengan tulus,” pungkasnya.
Dengan semangat yang terpancar di setiap sudut Taman Blambangan, bazar HAB ke-79 menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat diwujudkan dalam berbagai cara. Bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi sebuah upaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui langkah-langkah nyata.












