Diduga Rugikan Belasan Pekerja Kebun di Yunani hingga Ratusan Euro, Terduga Pelaku Berinisial B Pulang ke Indonesia

Indonetizen.id – Belasan pekerja kebun di Yunani diduga mengalami kerugian finansial akibat persoalan pembayaran gaji dan biaya pekerjaan yang melibatkan seorang agen berinisial B. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar €600 (sekitar Rp10 juta) per orang.

Isi persoalan ini makin mengemuka setelah B dikabarkan kembali ke Indonesia pada hari ini melalui program International Organization for Migration (IOM). Kepulangan B tersebut memicu kekhawatiran di kalangan korban terkait kejelasan proses pengembalian hak-hak mereka.

Salah satu korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa B belum melunasi kewajibannya sebesar €560.

“Dia itu agen yang licik. Uang saya saja sebesar €560 belum dibayar. Padahal, dulu sewaktu awal bekerja di tempatnya,saya sudah membayar biaya pekerjaan sebesar €50 (sekitar Rp1 juta),” ujar korban tersebut saat diwawancarai.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, jumlah kerugian yang dialami para korban bervariasi dengan taksiran rata-rata mencapai €600 per orang. Kendati demikian, kepastian jumlah total korban dan kerugian materiil masih memerlukan verifikasi lebih lanjut melalui bukti transaksi serta keterangan pihak-pihak terkait.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada B melalui pesan tertulis aplikasi WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau klarifikasi mengenai tuduhan tersebut.

Para korban berharap ada penyelesaian yang jelas atas kasus ini agar hak-hak mereka dapat segera dikembalikan. Korban juga diimbau untuk mengumpulkan bukti transaksi, riwayat percakapan, dan dokumen pendukung lainnya guna menempuh jalur hukum atau pengaduan resmi.

Hingga saat ini, dugaan pelanggaran tersebut masih bersumber dari pengakuan para korban dan belum terverifikasi secara independen oleh otoritas berwenang. Pihak B tetap memiliki hak jawab untuk memberikan klarifikasi atas tuduhan yang ditujukan kepadanya. (Gung)

Tinggalkan Balasan