KANDA GUNTUR PRIAMBODO: Sosok Inspiratif di Tengah Masyarakat Banyuwangi
Penulis :
Mujiono Mandar
Koordinator ARB
Di Banyuwangi, sebuah nama akrab yang kerap disebut oleh masyarakat dengan penuh kehangatan dan hormat adalah “Kanda.” Panggilan ini melekat pada sosok Guntur Priambodo, seorang tokoh yang bukan hanya dikenal luas di kalangan media dan LSM, tetapi juga memiliki tempat istimewa di hati masyarakat bawah. Popularitasnya tidak hanya terbatas pada peran formal yang pernah diemban, tetapi juga karena kehadirannya yang selalu aktif dan peduli terhadap kondisi sosial di Banyuwangi.

Guntur Priambodo adalah seorang figur yang sangat familier dan dekat dengan masyarakat. Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial dan kepeduliannya terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat Banyuwangi telah membuatnya menjadi salah satu tokoh yang dihormati dan disegani. Popularitasnya kian melejit saat namanya sempat viral dan banyak diperbincangkan sebagai calon pendamping Ipuk Fiestiandani dalam Pilkada Banyuwangi 2024-2029. Banyak pihak, terutama dari kalangan akar rumput dan komunitas LSM, mengharapkan kehadiran Guntur Priambodo sebagai wakil yang mampu mewakili suara dan aspirasi masyarakat bawah.
Namun, dalam dinamika politik yang sarat intrik dan kepentingan, namanya sempat tenggelam di detik-detik akhir menjelang penentuan pasangan calon. Munculnya rekomendasi dari beberapa partai politik yang mengusung pasangan Ipuk-Muji menjadi alasan kuat di balik hilangnya nama Guntur Priambodo dari bursa kandidat. Meskipun begitu, hal ini tidak menyurutkan semangat dan dedikasi Guntur Priambodo untuk terus mengabdi kepada Banyuwangi. Baginya, jabatan adalah sebuah amanah, bukan sekadar tujuan akhir.
“Jabatan adalah amanah, Mas. Di manapun dan apapun amanah itu, saya siap dan akan melaksanakan dengan baik,” ungkap Guntur Priambodo dalam sebuah obrolan kecil yang penuh makna. Pernyataan ini mencerminkan sikapnya yang bijaksana dan tulus dalam melayani masyarakat, tanpa terpengaruh oleh ambisi pribadi. Baginya, pengabdian kepada masyarakat Banyuwangi adalah prioritas utama, terlepas dari jabatan formal yang diemban.
Sosok Guntur Priambodo memang dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu mengedepankan kepentingan orang banyak. Sikap bijaknya dalam menyikapi situasi politik yang kompleks menunjukkan kebesaran hatinya dan kedewasaannya dalam berpikir. Baginya, melayani masyarakat bukanlah sekadar tentang posisi atau jabatan, melainkan tentang bagaimana memberikan kontribusi nyata untuk kebaikan bersama.
Meskipun sempat tersingkir dari bursa calon wakil bupati, dukungan masyarakat terhadap Guntur Priambodo tidak pernah surut. Banyak yang mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan yang melimpah. Semangatnya yang tak pernah padam untuk terus berbuat baik menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kepercayaan dirinya bahwa restu dan jalan Allah tidak pernah salah adalah cerminan dari keyakinannya yang kuat bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya.
Guntur Priambodo adalah contoh nyata bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari jabatan atau posisi yang dipegang, tetapi dari komitmen dan ketulusan hati untuk melayani. Semoga Guntur Priambodo terus diberikan kekuatan untuk mengabdi dan membawa perubahan positif bagi Banyuwangi, di manapun dan apapun amanah yang diembannya. Dukungan dan doa dari masyarakat akan selalu menyertai langkah-langkahnya, karena mereka percaya bahwa sosok seperti Kanda Guntur Priambodo adalah yang dibutuhkan Banyuwangi untuk terus maju dan berkembang.












