Karya Bakti Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Banyuwangi: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Karya Bakti Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Banyuwangi: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Banyuwangi – indonetizen.id | Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi. Di bawah komando Serma Rahmat Hidayat, kegiatan Karya Bakti Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilaksanakan dengan melibatkan anggota Koramil 0825/01, Tim Rescue PC 1325 GM FKPPI Banyuwangi, serta masyarakat sekitar. Lokasi kegiatan adalah rumah milik Bapak Junaidi yang terletak di Jalan Banterang, RT 001 RW 001, Kelurahan Kampung Melayu.  Selasa 18/06/2024

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian yang tidak layak. Serma Rahmat Hidayat, yang mewakili Danramil 0825/01, memimpin langsung pelaksanaan dan memberikan dukungan moril serta motivasi kepada para Babinsa dan warga yang bergotong royong. Ia menegaskan bahwa kegiatan bedah rumah ini adalah wujud implementasi dari arahan Dandim 0825/Banyuwangi dan Danrem 084/Bhaskara Jaya, serta merupakan program unggulan dari Bapak KASAD tentang RTLH.

“Kegiatan bedah rumah ini adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membantu warga kurang mampu agar memiliki rumah yang layak huni,” ungkap Serma Rahmat Hidayat.

Serma Rahmat juga menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari Program Babinsa masuk dapur warga, khususnya bagi masyarakat tidak mampu. Kehadirannya di lokasi juga bertujuan untuk mengetahui langsung kesulitan yang dihadapi oleh anggota dan warga dalam pelaksanaan program ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Candra Yulianto, komandan Tim Rescue GM FKPPI Banyuwangi, yang bersama timnya membantu mengeluarkan barang-barang dari rumah Bapak Junaidi dan memantau pelaksanaan bedah rumah. Candra mengungkapkan rasa haru dan syukur atas bantuan dari TNI dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini.

“Bapak tentara ini seperti malaikat yang dikirim Tuhan untuk mengantarkan rezeki. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI dan para warga yang turut serta bergotong royong,” ujar Candra Yulianto dengan penuh haru.

Lurah Kampung Melayu, Aris Krisnu Faridi, SE, juga mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih kepada Kodim 0825/Banyuwangi atas program bedah rumah yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, rumah Bapak Junaidi memang sudah tidak layak huni, dan beliau serta istrinya adalah warga berkebutuhan khusus.

“Terima kasih kepada teman-teman GM FKPPI Banyuwangi yang secara sukarela membantu, mulai dari pengkondisian lahan hingga pendataan warga penerima bantuan. Program ini sangat positif dan membantu masyarakat,” kata Aris Krisnu Faridi.

Pelaksanaan bedah rumah ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 7-10 hari, meskipun target awal adalah 15 hari. Aris berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Ishaqul Hauri, Ketua RT.001 RW 001 Lingkungan Jajang Penatu, menyampaikan kebanggaannya terhadap program ini yang sangat membantu masyarakat kurang mampu. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan tepat sasaran.

“Sebelumnya saya telah berkoordinasi dengan Pak Lurah, ditambah dukungan dari teman-teman GM FKPPI Banyuwangi,” ucap Ishaqul Hauri. Ia juga menegaskan bahwa warga telah menyiapkan tempat tinggal sementara yang layak untuk Bapak Junaidi dan keluarganya selama proses renovasi berlangsung.

Kegiatan Karya Bakti Bedah Rumah Tidak Layak Huni ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga yang dibantu, tetapi juga mempererat solidaritas antara TNI, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan di Kampung Melayu menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat membawa perubahan positif bagi kesejahteraan bersama.

( Humas PC 1325 GM FKPPI Banyuwangi )

Tinggalkan Balasan