Kades Se‑Banyuwangi Turun ke Jalan: Apa Mereka Berani Membuat Pernyataan Bersih Tanpa Pernah Berbuat Korupsi ?

Kades Se‑Banyuwangi Turun ke Jalan:
Apa Mereka Berani Membuat Pernyataan Bersih Tanpa Pernah Berbuat Korupsi ?

Banyuwangi – indonetizen.id | Rencana kepala desa se-Banyuwangi menggelar aksi pada besok Senin, 17 November 2025 di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi mendapatkan reaksi dari Guntur Mardiyanto Pentolan Aliansi Pengawal Suara Rakyat

Menurutnya, tak seyogyanya Kepala Desa melakukan demonstrasi dikarenakan tidak terima dengan ucapan salah satu anggota DPRD Banyuwangi yang mengatakan bahwa 80% kades di Banyuwangi melakukan pemotongan dana bantuan sosial.

“Kenapa harus tersinggung dengan pernyataan salah satu anggota dewan Banyuwangi? Dan apakah perlu mereka semuanya melakukan demonstrasi turun kejalan,” Ucapnya, Minggu, 16 November 2025.

Masih menurut Guntur, jika memang para kepala desa tidak terima dengan pernyataan oknum anggota dewan Banyuwangi. Seharusnya, mereka menyurati kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai politik yang bersangkutan. Bukannya melakukan demonstrasi di kantor DPRD Banyuwangi.

“Mereka adalah para pengguna alokasi dana negara, jadi jika ada dugaan indikasi korupsi itu wajar. Tak perlu sampai turun kejalan, dan ketika turun kejalan melakukan demonstrasi mereka terkesan seperti Organisasi Masyarakat,” Ujarnya.

Pria Asal Rogojampi ini menjelaskan, pihaknya berasumsi jika persoalan kepala desa se-Banyuwangi ini berawal dari Inspeksi Mendadak (SIDAK) yang dilakukan oleh anggota DPRD di desa Gumirih Kecamatan Singojuruh yang sedang menyalurkan Bantuan Sosial (BANSOS) beberapa hari lalu yang viral di media sosial (MEDSOS).

“Pertanyaannya apakah semua KADES ini berani membuat pernyataan jika dirinya bersih tanpa pernah berbuat korupsi. Maka kami ingin, kepada seluruh KADES yang akan melakukan demonstrasi membuat pernyataan tersebut secara tertulis,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan