Indonetizen.id, Banyuwangi – Hari kamis tanggal 23 Februari 2023 Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) akan melakukan demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi dengan tuntutan *Mendesak KAJARI Untuk Mengusut Tuntas Dan Menangkap Nafiul Huda Tersangka Kasus Korupsi MAMIN Fiktif.*
Koordinator Aksi bernama lengkap Mahfud Wahib menyampaikannya kepada pihak media, Rabu (22/02/2023).
Mahfud mengutarakan, sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi pada tanggal 28 oktober 2022 sampai saat ini, kasus ini seperti berjalan ditempat dan perlu antensi khusus dari para aktivis agar segera tuntas sampai ke akar-akarnya.
“Ketika Inisial NH ditetapkan sebagai TSK oleh KEJARI untuk pertama kali, isu ini mencuat kepermukaan dan menjadi tranding topik. Namun hari ini isu itu tidak terdengar lagi seperti lenyap di telan bumi, oleh karena itu kami ingin memberikan perhatian dan warning agar kasus kembali menjadi atensi publik,” Ucap Mahfud.
Pemuda kelahiran Desa Bajulmati ini menambahkan, dirinya dan team belajar dari kasus yang melibatkan oknum polisi berinisial FS yang terus-menerus muncul di pemberitaan media. Efeknya pengadilan pun memberikan vonis hukuman berat kepadanya.
“Kehadiran kami turun kejalan besok itu, bertujuan untuk memberikan support moril kepada KEJARI. Terlebih Kepala Kejaksaan Banyuwangi baru, jadi kami tak ingin KAJARI baru ragu-ragu atau takut mengusut tuntas kasus ini. Karena kami LDKS PIJAR siap untuk mengawal.” Urainya.
(red)












