KBIHU Khoiru Ummah Gelar Rapat Koordinasi dengan PPIH Kloter 58 di Masjid Besar Ahmad Dahlan

KBIHU Khoiru Ummah Gelar Rapat Koordinasi dengan PPIH Kloter 58 di Masjid Besar Ahmad Dahlan

Banyuwangi – indonetizen.id | Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Khoiru Ummah mengadakan rapat koordinasi di lantai tiga Masjid Besar Ahmad Dahlan Banyuwangi pada hari Jumat. Rapat ini melibatkan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) dari jamaah haji yang mereka bimbing bersama dengan Petugas Kloter 58 Embarkasi Surabaya. 27/5/24

Ketua KBIHU Khoiru Ummah, Sujanto, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua Kloter 58, Syafaat, beserta Pembimbing Ibadah Kloter, H. Muklis, dan Tim Kesehatan Haji Kloter yang diwakili Deny Fitria Agustin. Sujanto menegaskan pentingnya koordinasi ini untuk saling memahami antara PPIH Kloter dan pihak KBIHU Khoiru Ummah.

“Kami telah menyampaikan semua yang telah dilakukan KBIHU dan rencana yang akan dilaksanakan oleh jamaah KBIHU Khoiru Ummah selama pelaksanaan ibadah haji,” kata Sujanto.

Pada kesempatan ini, H. Muklis juga menyoroti beberapa perbedaan kecil yang ada, seperti penentuan miqot sebagai awal niat umroh. Ia menekankan pentingnya saling menghormati perbedaan tersebut. “Perbedaan merupakan rahmah, dan perbedaan yang ada bukanlah yang sangat prinsip dan semuanya memaklumi serta saling menghormati,” ujar Muklis. Meskipun ada perbedaan dalam miqot, semua sepakat untuk berpakaian ihram sejak di asrama haji Embarkasi Surabaya.

Tim Kesehatan, yang diwakili oleh Deny Fitria Agustin, mengingatkan para Karu dan Karom untuk menyampaikan kepada jamaah agar menaruh obat yang diperlukan di tas paspor atau tas tenteng, bukan di dalam koper, agar mudah ditemukan. Deny juga mengingatkan bahwa semua obat-obatan yang dibawa harus dilaporkan ke Puskesmas setempat untuk diinput ke dalam aplikasi.

Ketua Kloter SUB-58, Syafaat, menyatakan bahwa timnya telah bertemu dengan KBIHU yang tergabung dalam Kloter SUB-58. Pertemuan ini dilakukan untuk memastikan adanya kesamaan maksud dan tujuan dalam pelaksanaan ibadah haji yang keberangkatannya hanya tinggal menghitung hari.

Tinggalkan Balasan