Indonetizen.id, Tulungagung – Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung terletak di wilayah selatan Kabupaten Tulungagung. Walaupun tempatnya jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten, akan tetapi begitu masuk desa Ngunggahan serasa di area perkotaan, kelihatan bersih dan tertata rapi.
Menurut Kepala desa Ngunggahan Drs Maryono diruang kerjanya,” semua ini berkat sinergitas Pemdes dengan warga dalam mamaksimalkan anggaran Dana Desa untuk pembangunan desa mas,” ujarnya. Jumat, ( 26/04/24 )
” Pembangunan desa adalah pembangunan setiap elemen yang ada di desa, untuk itu seluruh warga desa harus terlibat aktif dalam rangka pengawalan pelaksanaan pembangunannya,” tambahnya.
Masih Kepala desa,” untuk tahap pertama pencairan Anggaran Dana Desa Tahun 2024 ini kami membangun 3 item fasilitas umum yaitu,
1) Pembangunan Drainase di dusun Contong RT. O1 RW. 03 panjang 133 meter dengan anggaran RP. 43.544.000
2) Pembagunan pagar PAUD di dusun Kebonsari RT.03 RW. 01 panjang 14 meter dengan anggaran RP. 28.965.500.
3) Rehabilitasi jalan , sepanjang dusun Contong, dusun Kebonsari dan dusun Contong , dusun Kalianyar dengan anggaran RP. 39.922.000.

“Dari ketiga item pekerjaan fasilitas umum tersebut Alhamdulillah sudah kami selesaikan semua mas tinggal menunggu pencairan tahap berikutnya,” tutur Kepala desa berpempilan kalem tersebut.
Sementara menurut Mulyadi, ST. Ketua LSM Mercu Sosial Impact sekarang yang ini lagi getol-getolnya menyoroti pengelolaan Dana Desa mengatakan pada Jumat, (26/04/24) dikediamannya,” Dana Desa adalah dana rekontruksi negara kepada desa, agar desa berdaya menjalankan kewenangannya. Dana Desa harus dikelola, dimanfaatkan, serta di realisasikan dengan sebaik mungkin,” jelasnya.
“Fokus pada penyelesaian permasalahan desa yaitu, kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Pemanfaatan dan pengembangan potensi desa,” imbuh Ketua LSM Mercu Sosial Impact yang akrab dipanggil mas Adi ini.
Lanjut mas Adi,” tujuan Dana Desa adalah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik,” pungkasnya. (Hendrik)












