Wali Murid Keluhkan Dugaan Pungutan di SMK Islam 1 Kota Blitar, Sebut Biaya Terlalu Membebani

Indonetizen.id, Blitar – Sejumlah wali murid di SMK Islam 1 Kota Blitar mengeluhkan besarnya biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa saat daftar ulang dan pembayaran sumbangan jariah. Mereka merasa pungutan tersebut tidak transparan dan terlalu membebani.

Biaya daftar ulang untuk siswa baru di sekolah ini ditetapkan sebesar Rp 2.185.000. Selain itu, setiap orang tua siswa diwajibkan membayar sumbangan jariah dengan tiga pilihan nominal, yaitu Rp 1.500.000, Rp 1.350.000, dan Rp 1.200.000. Meskipun diberikan pilihan, wali murid tetap merasa terbebani karena sifat sumbangan ini dianggap tidak sepenuhnya sukarela.

“Yang kami sesalkan adalah sifat sumbangan ini yang seolah wajib dan harus dipilih. Padahal, seharusnya sumbangan jariah tidak bersifat memaksa seperti ini. Kami merasa sangat terbebani,” ujar salah seorang wali murid.

Selain itu, wali murid juga menyoroti kurangnya transparansi dalam penggunaan dana tersebut. “Kami tidak tahu bagaimana uang itu akan digunakan dan mengapa nominalnya berbeda-beda, padahal semuanya tetap menjadi beban bagi kami,” tambah wali murid lainnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala SMK Islam 1 Kota Blitar, saat dihubungi pada Jumat (14/02/2025), menyatakan bahwa seluruh keputusan terkait biaya telah diatur oleh komite sekolah. Ia juga menjelaskan bahwa anggaran dari pemerintah tidak mencukupi untuk membiayai seluruh kegiatan sekolah. Bahkan, sekolah memiliki utang terkait pembelian tanah yang mencapai sekitar Rp 3 miliar.

Para wali murid berharap pihak sekolah dapat lebih bijaksana dalam menetapkan biaya serta memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai penggunaan dana yang diterima.

Sementara itu, Cabang Dinas Pendidikan Blitar diharapkan dapat turun tangan untuk memverifikasi apakah pungutan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memastikan bahwa biaya pendidikan tidak terlalu membebani orang tua murid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah mengenai tindak lanjut atas keluhan para wali murid. (Rel)

Tinggalkan Balasan