Masih Sulit Mengendalikan Sampah di Pinggir Jalan, DESA SONGGON DARURAT SAMPAH
Banyuwangi – indonetizen.id | Masalah sampah yang sulit dikendalikan dan kurangnya rasa kepedulian terhadap lingkungan masih menjadi masalah yang berlanjut di pinggir jalan desa Songgon, dusun Krajan. Dampak dari keadaan ini menciptakan udara tercemar dan lingkungan yang tidak enak dipandang. Situasi ini sangat mengganggu, terutama karena jalan ini merupakan akses menuju Balai Desa Bayu yang banyak dilalui tamu-tamu luar kota dan wisatawan. Senin 27/11/2023

Desa Songgon terkenal dengan tempat wisata dan hasil buahnya, sehingga saat musim buah tiba, banyak pengunjung yang datang untuk menikmati buah langsung di kebun. Namun, keberadaan sampah yang tak dapat dikendalikan membuat pandangan mata menjadi kurang nyaman dan memberikan penilaian yang buruk.
Seorang pemuda Desa Songgon Erniyo Ambara menyampaikan ” Sebelumnya 3 bulan yang lalu, tempat ini telah dibersihkan oleh masyarakat setempat dan perangkat desa Songgon, dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih. Namun, sayangnya tidak ada solusi yang berkelanjutan setelah pembersihan sampah di daerah tersebut dilakukan. Akibatnya, masyarakat tetap membuang sampah sembarangan tanpa memperdulikan peringatan yang terpampang di sana”

Pantauan awak media meskipun di sekitar tempat tersebut terdapat papan pengumuman yang bertuliskan “Anda dalam Pengawasan CCTV, dan Orang Bijak Tidak Membuang Sampah di Sini”, tetapi upaya ini masih belum diindahkan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Para pelaku yang sering membuang sampah tersebut biasanya adalah orang-orang yang baru selesai berbelanja di pasar Songgon, menyebabkan tidak ada tempat pembuangan sampah lain selain di tempat tersebut.
Kades Songgon Khoderi dihubungi awak media lewat Whatsapp terkait hal ini menyampaikan ” Insyaalloh nanti kita bersihkan lagi,nunggu program pengelolaan sampah yg dibalak jalan tanggal 7 Desember pelayanannya dimulai. Kalo kita bersihkan sekarang belum ada solusi pasti akan kembali buang disitu lagi”

“Tolong dibantu juga disosialisasikan kepada masyarakat diwilayah situ untuk tidak membuang sampah disitu lagi, Untuk ikut program pelayanan persampahan TPS3R dibalak” lanjut Khoderi
Perlu adanya solusi yang efektif untuk mengatasi masalah ini agar lingkungan dapat tetap bersih dan tamu luar memberikan penilaian yang baik terhadap desa Songgon. Dengan demikian, nama desa ini tidak lagi mendapatkan nilai buruk dalam pandangan para pengunjung. ( Shaehul )












