Indonetizen.id, Lumajang – Kantor BRI Unit Ranuyoso baru-baru ini kedatangan tim dari YBH Pelopor DPC Banyuwangi yang diwakili oleh H. Sigit Widiyanto. Sebagai kuasa hukum ahli waris salah seorang nasabah, Sigit hadir untuk melakukan klarifikasi, negosiasi, mediasi, dan koordinasi terkait masalah kredit nasabah di Bank BRI Unit Ranuyoso.
H. Sigit Widiyanto, yang mewakili istri Mulyono (alm), ditemui oleh Farin dan seorang rekannya dari pihak BRI Unit Ranuyoso. Sigit menjelaskan bahwa Mulyono mendapatkan kredit KUPEDES dari BRI Unit Ranuyoso pada tahun 2019 sebesar 130 juta rupiah. Kredit tersebut dijamin dengan sertifikat asli atas nama paman almarhum dan BPKB asli Dump Truck Isuzu atas nama Anang Wahyudi.
Setelah membayar delapan angsuran pokok dan bunga sebesar Rp 3.401.700,- per bulan, Mulyono mengalami kesulitan pembayaran akibat pandemi COVID-19 dan diberi keringanan untuk membayar bunga saja senilai Rp 1.235.000,- dari tahun 2020 hingga 2021.
Mulyono meninggal dunia pada 20 November 2023. Pihak bank mengetahui hal ini melalui kunjungan pertama kepada nasabah penunggak kredit yang mencantumkan sisa tanggungan kredit dan agunan yang masih berada di bank.
H. Sigit mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan BRI yang tidak dapat memberikan informasi yang diminta.
“Wah saya sedikit kecewa mas, sudah jauh-jauh tapi tidak mendapatkan informasi apapun terkait ataupun bukti riwayat kredit atau histori payment dari pihak BRI Unit Ranuyoso,” keluhnya.
Farin menjelaskan bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk memenuhi permintaan tersebut karena Pimpinan atau Kepala Unit sedang cuti dinas selama satu minggu.
Farin berjanji akan menghubungi pihak kuasa hukum untuk menentukan waktu lebih lanjut. Meskipun tanpa kepastian, H. Sigit bersama timnya mengharapkan adanya kejelasan dan transparansi dari pihak bank terkait riwayat kredit almarhum Mulyono yang menjadi beban ahli warisnya.
Farin menyampaikan keterbatasan wewenangnya dalam memberikan informasi yang diminta karena menjabat hanya sebagai Mantri (AO).
“Yang pasti akan ada pertemuan lagi pak saya juga menunggu atasan saya untuk keputusannya,” ungkapnya.
Sementara itu, H. Sigit Widiyanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan dan memberikan update lebih lanjut seiring dengan informasi yang didapatkan.
“Kami akan terus memantau perkembangan dan memberikan update lebih lanjut seiring dengan informasi yang kami dapatkan,” pungkasnya. (Red)












