Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi Terima Antologi Puisi “Hebat Bersama Umat” Karya 79 Penyair

Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi Terima Antologi Puisi “Hebat Bersama Umat” Karya 79 Penyair

Banyuwangi – indonetizen.id | Dalam momen istimewa pada Rabu (02/10/2024), Dr. Chaironi Hidayat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, secara simbolis menerima antologi puisi berjudul “Hebat Bersama Umat” yang ditulis oleh 79 penyair dari Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi. Acara yang berlangsung di ruang kerjanya ini menjadi tanda penghargaan atas kontribusi seni dan literasi yang melibatkan tokoh-tokoh penting di Banyuwangi.

Uniknya, Dr. Chaironi Hidayat tak hanya sebagai penerima simbolis, tetapi juga ikut terlibat sebagai salah satu penulis dalam antologi tersebut. Keterlibatan aktif dari pejabat publik ini menunjukkan apresiasi besar terhadap seni, terutama dalam pengembangan literasi di lingkungan Kementerian Agama.

Tak hanya para penyair lokal, antologi ini juga melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk Moh Amak Burhanuddin, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, serta Yanuar M. Bramudya, Asisten I Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, yang juga turut menyumbangkan karya dalam buku tersebut.

Ketua Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dr. Chaironi Hidayat atas dukungan penuh dalam penerbitan antologi ini. “Tanpa support dari Bapak Chaironi Hidayat, karya ini tidak akan mencapai titik ini,” ungkapnya. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi antara para penyair dan tokoh masyarakat menjadi kekuatan utama dari antologi ini.

Dr. Chaironi Hidayat menekankan pentingnya peran literasi di lingkungan Kementerian Agama dan menyatakan harapannya agar karya ini menjadi inspirasi bagi para pegawai untuk turut serta dalam berkarya. “Semoga antologi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, terutama di bidang sastra dan literasi,” ujarnya.

Antologi puisi “Hebat Bersama Umat” diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan sastra di Banyuwangi, serta semakin mempererat hubungan antara agama dan seni. Karya ini tak hanya mengangkat nilai-nilai religi, tetapi juga menunjukkan bagaimana seni bisa menjadi medium untuk memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Beberapa penyair kenamaan Banyuwangi turut menyumbangkan karyanya dalam antologi ini, termasuk Samsudin Adlawi, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, bersama para penyair berbakat lainnya yang turut memperkaya khazanah sastra di Kabupaten Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan