Limbah Penggilingan Padi Akibatkan Siswa SDN 2 Buluagung Sesak Nafas dan Gatal-gatal
Banyuwangi – indonetizen.id | Keberadaan penggilingan padi Rimba Kencana didusun Pecemengan RT 01/01 desa Buluagung kecamatan siliragung kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mulai dikeluhkan warga sekitar.
Selain warga sekitar, yang paling terdampak adalah siswa siswi SDN 2 Buluagung dan TK Dewi Sartika yang lokasinya berhadapan langsung dengan penggilingan padi Rimba Kencana.
“Banyak anak-anak yang saat ini mengalami gatal-gatal dan mengeluh sesak nafas akibat terkenan polusi dari limbah penggilingan padi Rimba Kencana, termasuk anak saya juga mas,” ujar Heru Wahyudi, salahsatu warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi penggilingan padi. Rabu (16/4).

Masih kata Heru Wahyudi, sebenarnya dirinya telah mengadukan permasalahan limbah penggilingan padi tersebut ke pihak pemerintahan desa Buluagung, namun hingga saat ini dirasakan belum ada tindakan nyata.
“Kalau memang tidak segera disikapi oleh pihak terkait maka jangan salahkan jika kami warga terdampak dan wali murid TK Dewi Sartika serta SDN 2 Buluagung berencana menggelar demo ke penggilingan padi Rimba Kencana,” imbuhnya.
Sedangkan saat Henry Suhartono, camat Siliragung dikonfirmasi awak media menyebutkan akan segera ke lokasi untuk mengkroscek permasalahan limbah penggilingan padi Rimba Kencana yang dikeluhkan warga tersebut.
“Akan segera kita cek ke lokasi,” kata Henry.
Perlu diketahui penggilingan padi Rimba Kencana itu sesuai izin awalnya tercatat milik Sutedjo warga setempat, namun setelah Sutedjo meninggal dunia saat ini penggilingan padi tersebut dikelola oleh Suyanto yang merupakan anak kandung Sutedjo dan bertempat tinggal di desa Pesanggaran kecamatan Pesanggaran kabupaten Banyuwangi.












